SOSIAL

MEMBANGKITKAN SEMANGAT BEKERJA DIRUMAH DAN CARA MENGATUR KEUANGAN DI MASA PSSB DI PONDOK AREN TANGGERANG SELATAN.

Oleh : Arif Surahman, S.E; M.S.M.
Dosen Universitas Pamulang

Media Kontroversi – Dimulai dari sejak hari Sabtu, tanggal 17 April pemerintah Provinsi Banten telah memberlakukan PSBB di Tangerang Raya. Hal ini diyakini perlu untuk dilakukan, karena di wilayah tersebut merupakan episentrum penyebaran virus Corona di Provinsi Banten. Banyak sekali masyarakat yang saling bantu-membantu membagikan sembako, dan kebutuhan lainnya serta terlihat pula adanya pemberlakuan check point pada setiap perbatasan baik di provinsi, kota dan kabupaten, dimana setiap petugas baik dari kepolisian, satpol pp, dan dinas kesehatan serta pihak terkait lainnya terjun langsung kelapangan demi mencegah penyebaran covid-19.

Melihat kondisi dan situasi yang terjadi saat ini, tentunya kita akan mengetahui bahwa perlu adanya kerjasama yang erat antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat serta masyarakat untuk melakukan tindak pencegahan dalam memutus mata rantai Covid-19. Keterbatasan ruang gerak menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi pihak pemerintah pusat dan daerah, dimana fasilitas dan jumlah personil belum mampu menjamah setiap pelosok daerah sehingga menjadi kurang efektif dan efisien.

Oleh karena itu dibutuhkan juga kerjasama setiap elemen organisasi baik baik milik pemerintah maupun swasta untuk membantu mewujudkan pemenuhan kebutuhan yang menjadi sangat darurat saat ini.
Terkait hal tersebut maka Dosen-dosen Universitas Pamulang kemudian mencoba membantu pemerintah Banten dengan cara melakukan pengabdian masyarakat dengan cara melakukan kegiatan pengabdian masyarakat bagi pelaku UMKM dengan cara memberikan penyuluhan dan motivasi agar bisa bertahan dalam menghadapi krisis pandemi virus korona.

Selain itu, kegiatan ini juga disertai dengan pembagian paket sembako bagi kaum fakir miskin dan pengangguran yang paling terkena dampak pandemi virus korona, di Rw. 05 Pondok Aren, Bintaro. Bapak Tri Wartono sebagai perwakilan dari dosen UNPAM mengatakan bahwa, “kami
terus berupaya untuk menjadi lebih baik dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan juga dalam membantu pemerintah Banten, karena semua itu dimulai dari kita, untuk kita supaya bisa bermanfaat untuk sesama” ujarnya.

BACA JUGA   Pangkalan TNI AL Tolitoli Cegah Pandemi Covid - 19

 

Acara sosialisasi dan penyuluhan ini dibuka dengan kata pengantar singkat dari ketua Rw setempat, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan singkat dengan materi “cara mengatur keuangan dan bagaimana kita bisa tetap semangat bekerja di tengah pandemi” yang di sampaikan oleh Bapak Arif Surahman, Dosen Universitas Pamulang. Pada kesempatan kegiatan PKM tersebut, secara garis besar materi tentang pemberian motivasi kerja adalah sebagai berikut:

1. Siapkan area dirumah sebagai ruang kerja.
2. Membuat To Do List dan prioritas pekerjaan sendiri.
3. Atur dan ikuti jadwal kerja.
4. Pastikan ada koneksi internet.
5. Sediakan makanan sehat & bergizi.
6. Jaga kebersihan dan rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun.
7. Istirahat yang cukup.
8. Keluar rumah jika hanya ada keperluan mendesak.

Sedangkan, untuk materi tips-tips dan informasi kesehatan keuangan keluarga adalah sebagai berikut :
1. Buatlah Anggaran.
Di masa pandemik ini buatlah perencanaaan berupa anggaran keuangan dengan hati-hati, jangan sampai kehabisan uang karena tidak dapat mengendalikan pengeluaran.

2. Pengeluaran prioritas.
Memprioritaskan pengeluaran sangat penting. Tapi, ada perbedaan yang sangat besar antara keinginan dan kebutuhan. Misalnya, perumahan, makanan, utang, transportasi dan asuransi dapat menjadi hal sangat penting bagi kehidupan sehari-hari dan hal-hal tersebut merupakan sebuah kebutuhan. Hal pertama dan yang paling penting harus dilakukan adalah membuat daftar. Tentukan apa yang paling penting, lalu putuskan hal yang perlu Anda dihilangkan, kurangi atau temukan solusi kreatif untuk pengeluaran opsional lainnya.

3. Jangan panik
Berpikirlah secara logis terkait masalah keuangan. Dengan adanya aturan jaga jarak sosial bisa sangat mendorong untuk melakukan aksi memborong belanjaan atau panic buying. Banyak produk sudah dipesan dan diproduksi hingga enam bulan sebelumnya, yang berarti Anda memiliki stok yang sudah pasti akan ada gantinya di kemudian hari. Hal-hal seperti obat-obatan, stok makanan bisa disimpan selama satu atau dua minggu di rumah, tetapi ketahuilah bahwa barang-barang yang Anda butuhkan masih tersedia di toko.

BACA JUGA   Bunuh Virusnya Tapi Jangan Usahanya

4. Berhemat
Selama work from home, kita masih perlu melakukan transaksi harian dan bulanan seperti pembelian barang kebutuhan sehari-hari via online, pembayaran internet yang jadi penting selama work from home, atau untuk digunakan buat sekadar top-up ojek online untuk beli makanan kesukaan.

Lebih lanjut, bapak Rahmat ketua RW setempat mengatakan bahwa, “Kami sangat berterimakasih dan terbantu dengan kehadiran dosen-dosen UNPAM disini, ini merupakan wujud keperdulian UNPAM kepada masyarakat terutama warga yang terkena dampak pandemi korona”.

Acara kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Universitas pamulang yang diwakilkan dengan para dosen diharapkan bisa bermanfaat dan dapat meringankan beban masyarakat yang berada dalam situasi dan kondisi pandemik Korona. Harapannya kita semua dapat terus berupaya untuk menjadi lebih baik dalam memberikan manfaat yang terbaik bagi masyarakat dan juga dalam membantu pemerintah daerah Banten. Semua itu dimulai dari diri kita, untuk kita agar bisa bermanfaat untuk sesama.

Pihak Universitas Pamulang yang diwakilkan para dosen berharap hal ini setidaknya daapat meringankan beban masyarakat untuk sementara waktu ketika berada dalam situasi dan kondisi saat ini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button