KESEHATAN

Dampak Covid-19 Komsumsi Gola Aren Naik Saluran Pemasran Menjadi Efektif

Oleh : Anah Furyanah
Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang

Media Kontroversi – Seluruh dunia “geger” dengan pandemi Corona yang berukuran kecil tersebut jika masuk ketubuh manusia maka akan menyebabkan sakit bahkan berakibat kematian. Semua manusia sangat berharap untuk segera kembali keasalanya covid-19 agar tidak mengganggu manusia. Itulah Kerja Sang Pencipta, bagi Nya sangatlah mudah untuk mendatangkan atau pun melenyapkannya. Covid-19 di Indonesia membuat seluruh elemen masyarakat bergerak untuk menyelamatkan diri dari pandemic tersebut.

Banyak sekali pengaruh yang dirasakan dari pandemic tersebut. Berbagai elemen berteriak, banyak yang baru menyadari bahwa modal utama manusia ternyata kesehatan. Modal besar tersedia, harta berlimpah, kendaraan berderet tetapi kalau sudah fisik kita tidak sehat maka semua itu tidak ada artinya. Hal yang utama saat ini dilakukan adalah bersyukuratas semua yang terjadi. Saatnya menyadari bahwa semua makhluk ciptaanNya harus mengemban amanah sebaik-baiknya sebagai mahkluk bumi.

Dari kalangan atas sampai bawah semua merasakan dampak corona ini. Tetapi dampak corona tidak semua negatif, karena semua yang diciptakan Tuhan pasti ada hikmahnya. Para petani sampai dengan pengusaha ada yang mengalami dampak positif dan negatif. Dampak positif dirasakan oleh pengusaha alat medis, obat-obatan, pengusaha masker, pedagan gpulsa, pengusaha sembako, pengusaha jamu, petani rempah dan petani gula Aren dan pengusaha-pengusaha lainnya. Dengan trend corona ini hamper semua manusia berprilaku ke “back to nature”. Sebagian masyarakat Indonesia mempercayai bahwa jamu ”empon-empon” dari temulawak, kunyit, sereh, kencur, jahe dan dicampur dengan gula aren dapat memperkuat anti body sehingga bias mengalahkan virus jahat yang masuk ketubuh, maka dari itu para petani penghasil produk tersebut merasa diuntungkan dengan permintaan pelangganakan barang tersebut naik. Rempah-rempah dan gula aren memang memiliki kandungan manfaat yang tinggi untuk tubuh kita. Kandungan gizi dari gula aren banyak bermanfaat untuk tubuh kita yang dirangkum dari blogspot.com 2016, bahwa gula aren memiliki kandungan atau manfaatya itu mengobati maag, penambah tenaga, mencegah anemia, memperlancar peredaran darah, meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kadar kolesterol tubuh, sumber antioksidan, dll.

Gula aren digunakan sebagai pemanis yang aman untuk makanan. Sehingga disatukan dengan rempah-rempah maka akan memaksimalkan khasiat dari rempah-rempah itu sendiri.

Gula aren asli masih dapat diperoleh di Kecamatan Dayeuhluhur yang merupakan Kabupaten Cilacap paling barat. Daerah ini masih menghasilkan gula aren asli dan sedang naik daun dengan adanya covid-19. Tidak semua desa di Dayeuhluhur menghasilkan gula aren karena sudah banyak dari beberapa desa pohon arennya sudah banyak di tebang, salah satu daerah yang masih eksis menghasilkan gula aren aslia dalah Desa Sumping Hayu,
Desa Cilumping, Desa Kuta Agung dan beberapa desa lainnya.

Desa tersebut merupakan pegunungan dengan udara masih sejuk dan hijau alami dengan berbagai tumbuhan pertanian. Sekarang ini harga gula aren mengalami kenaikan dan banyakdi cari oleh orang-orang khususnya dari daerah Dki Jakarta, Tangerang, Bandung dan kota-kota besar lainnya. Dengan merebaknya wabah corona dikota-kota besar tersebut maka konsumsi gula aren meningkat di perkotaan.

Pemasar gula aren kebanjiran permintaan sehingga antri untuk mendapatkannya dan harga juga ikut naik. Dengan mengetahui kualitas gula aren yang asli bukan campuran maka Kecamatan Dayeuhluhur harus mempertahankan kualitas gula aren tersebut. Jangan sampai karena kebanjiran order maka “diakalin” dengan bahan-bahan yang tidak asli. Permintaan gula aren naik tersebut dipicu dari meningkatnya pembuatan jamu sendiri edisi “diru mahaja” dengan bahan dasar yang sederhana yang dicampur dengan gula aren. Selain itu gula aren yang berbentuk serbuk atau gula aren semut pun sekarang sudah digunakan untuk selai roti bakar dengan susu, bahkan teh manis dan kopi pun sudah banyak yang dicampur dengan gula aren.

Maka dari itu permintaan gula aren naik dan mengakibatkan persaingan antar pengepul dan otomatis terjadi kenaikan harga. Petani sangat berharap harga yang sampai dipetani memiliki farmer share (bagian harga yang diterima petani) seimbang. Pada saat permintaan naik, saluran pemasaran yang terjadi sangat efektif yang terdiri dari petani gula -pengepul-konsumen / pedagang kota, tetapi pada saat permintaan rendah maka saluran pemasaran kurang efektif yang terdiri dari petani gula -pengepul-agen-pedagangbesar-pengecer-konsumen akhir, sehingga farmer share sangat rendah yang diterima oleh petani.

Selain dari dampak covid-19 ini, sekarang berada pada masa bulan suci Ramadhan dan pastinya Petani Gula Aren juga semakin bercahaya karena dengan bulan Ramdhan banyak sekali makanan pembuka yang dibuat dengan mayoritas manis seperti kolak, bubur atau aneka minu manes yang memerlukan gula. Maka dari itu petani gulaakan kebanjiran permintaan lagi.

Masyarakat petani gula aren harus pintar dalam memanfaatkan moment tersebut. Karena apa bila diluar moment tersebut harga Gula aren tersebut anjlok dan permintaanpun turun sehingga harga tidak stabil. Untuk mengatasi ini semua sangat perlu dibantu sekali oleh segenap masyarakat mulai dari pemerintahan setempat, para pengusaha untuk membantu pemasaran gula aren tetap stabil sehingga kesejahtraan masyarakat tetap stabil.

Dengan suksesnya para petani gula aren maka akan membangkitkan gairah para petani lainnya dalam mengolah lahan pertaniannya sendiri supaya bermanfaat. Apabila terjadi penurunan penghasilan petani jangan mudah putusasa untuk bertani tetapi harus mencari peluang atau strategi supaya bias tetap eksis. Gula aren sangat diperlukan pemasaran yang luas sehingga para petani tersebut dapat terus memproduksi dan harga yang stabil dengan permintaan yang selalu ada setiap saat. Kepada para pengusaha atau punjajaran pemerintahan untuk membantu dalam pemasaran gula aren diluar momen ramai untuk menjaga kestabilan harga. Sela ini tudi perlukan sekali keterampilan atau inovasi dalam pengepakan atau pengemasan serta keawetan gula aren supaya dapat bersaing di pasar nasional yang lebih modern bahkan sampai internasional. (red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button