EDUKASI

Tips Pengembangan Diri Untuk Karyawan yang di Rumahkan atau di PHK, Akibat Dampak COVID-19

Media Kontroversi – 7 Tips Pengembangan Diri untuk Karyawan yang di Rumahkan atau di PHK, Akibat Dampak COVID-19
COVID-19 masuk ke Indonesia pada awal maret 2020, sampai dengan saat ini penyebarannya masih terjadi hampir diseluruh pelosok negri. Juru bicara Pemerintah dalam Penagangan COVID-19, Achmad Yurianto dalam siaran langsung pada kamis (7/5/2020), menyampaikan data terbaru penyebaran wabah kini angka positif mencapai 12.776 ada penambahan sebanyak 338 kasus baru, penambahan ini sedikit lebih rendah dari penambahan hari sebelumnya 367 kasus, angka kesembuhan bertambah sebanyak 64 orang sehingga total yang sembuh menjadi 2.381, dengakan angka kematian bertambah 35 orang sehingga totalnya mencapai 930 orang meninggal dunia.

Jika kita melihat angka diatas kita harus bersyukur bahwa angka penyebaran wabah mulai menurun dan jumlah kesembuhan meningkat dari hari sebelumnya meskipun jumlah kematian masih ada, kita semua tetap harus waspada dengan wabah ini, kita selaku warga negara yang baik harus ikut serta dalam pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran wabah ini salah satunya dengan selalu melakukan hidup bersih dan sehat juga mentaati semua aturan/kebijakan dari pemerintah. Kita juga harus mengapresiasi pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sampai tingkat yang paling bawah atas segala upaya dan usaha dalam penangulangan wabah COVID-19 ini.

PSBB atau Pembatasan Sosial Bersekala Besar merupakan kebijakan pemerintah sebagai upaya memperlambat dan memutus mata rantai penyebaran wabah COVID-19, dalam Keputusan Mentri Kesehatan Republik Indonesia NOMOR HK.01.07/MENKES/239/2020 tentang penetapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar di wilayah Provinsi DKI Jakarta mulai 10 April 2020 sampai dengan 24 April 2020 yang kemudian diperpanjang kembali sampai 22 Mei 2020, kebijakan ini merupakan kebijakan yang harus diambil oleh pemerintah wilayah Provinsi DKI Jakarta demi menyelamatkan kota Jakarta pada khususnya dan Indonesia terncinta pada umumnya karena Jakarta menjadi epicentrum penyebaran wabah COVID-19.
Setiap kebijakan pastinya ada dampaknya baik itu dampak positif maupun dampak negatifnya, salah satu dampak positif seperti yang kita ketahui bersama berdasarkan data diatas adanya penurunan penularan wabah COVID-19, namun disisi lain dampak negatifnya adalah terjadinya pelemahan ekonomi karena lumpunya kegiatan bisnis di Ibu Kota, masyarakat dibatasi kegiatannya keluar rumah dan perusahaan harus membatasi kegiatan karyawannya akhirnya banyak perusahaan yang memberlakukan system kerja WFH (Work From Home) namun tidak semua perusahaan bisa memberlakukan WFH, akhirnya banyak perusahaan yang melakukan PHK pada karyawannya dan ada juga yang karyawannya dirumahkan tanpa menerima gaji, hal ini terjadi karena perusahaanpun harus melakukan efisiensi karena merosotnya income perusahaan ketika tidak beroperasional seperti biasa.

BACA JUGA   BELAJAR DARI RUMAH VS BELAJAR DI SEKOLAH MANA YANG EFEKTIF

Detikfinance.com menyampaikan bahwa pemerintah menjelaskan sekitar 3 juta pekerja terdampak merebaknya wabah COVID-19, para pekerja ini dirumahkan bahkan terkena Pemutusan hubungan Kerja (PHK). Kondisi ini mengakibatkan meningkatnya tingkat pengangguran dan melemahnya daya beli masyarakat dan pastinya tingkat kemiskinan juga akan meningkat. Menyikapi kondisi ini mengandalkan perannya pemerintah saja tidak cukup, semua lapisan masyarakat yang tarap ekonominya mampu harus kompak untuk bekerja sama bahu membahu membantu saudara/tetangganya yang dirumahkan atau mendapatkan PHK oleh perusahaannya, jangan lagi terjadi adanya masyarakat yang meninggal karena kelaparan, karena saurada/tetangga terdekatnya yang mampu tidak peduli, tidak mau menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu.

Kita semua harus yakin bahwa kita bersama akan mampu melewati masa sulit ini, kita harus percaya pada Allah SWT sesuai dengan Firmannya bahwa “Allah tidak membebani seseorang diluar kemampuannya” (QS. Al-Baqarah: 286), tetapi tetap kita selaku mahluknya harus berikhtiar karena Allah SWT juga berfirman “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri,” (QS. Ar-Ra’d:11).

Untuk saudaraku karyawan yang saat ini dirumahkan atau mendapatkan PHK oleh perusahaannya jangan berkecil hati, bersabarlah, percayalah pasti ada hikmah dari setiap kejadian, salah satu hikmahnya adalah karyawan yang saat ini dirumahkan atau di PHK mempunyai waktu lebih banyak dengan keluarga dan mengembangkan diri agar nanti ketika situasi kembali membaik, wabah COVID-19 sudah tidak ada, bersiaplah menjadi karyawan terbaik diperusahaan ketika peluang bekerja kembali terbuka.

Berikut adalah 7 Tips Pengembangan Diri untuk menjadi karyawan terbaik ketika peluang bekerja kembali terbuka :

1. Menerima kenyataan dengan sepenuh hati
Jika anda adalah karyawan yang dirumahkan atau mendapatkan PHK dari perusahaannya maka anda harus menerima kenyataan ini dengan sepenuh hati, anda harus menerima kenyataan ini karena anda paham dengan situasi sulit yang saat ini terjadi, jangan sampai ada pemikiran atau sikap yang tidak baik kepada perusahaan anda, apalagi sampai rusaknya hubungan antara anda dengan perusahaan anda atau dengan rekan kerja anda. Ketika anda mampu menerima kenyataan dengan sepenuh hati maka anda akan merasa lebih baik, tanpa beban dan dendam untuk kemudian melakukan banyak hal positif.

BACA JUGA   PANDEMI COVID-19 MERUBAH TATANAN SOSIAL DAN BISNIS

2. Kenali diri sendiri secara mendalam
Banyak orang yang tidak bisa mengenai potensi dirinya karena terlalu lama bekerja dibagian tertentu sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya yang sebenernya bukan pekerjaan yang sesuai dengan bakat atau potensi dirinya sehingga tidak dapat mengenali dan mengembangkan potensi dirinya. Ini adalah saat yang tepat untuk anda mengenali diri anda sendiri secara mendalam, sebenarnya apa pekerjaan yang anda sukai, kemampuan apa yang anda miliki, persiapkan diri anda untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bakat atau potensi anda.

3. Buatlah tujuan yang jelas
Hidup anda akan terasa lebih mudah dijalani dengan adanya tujuan yang jelas, oleh karena itu ketika anda ingin memperbaiki kehidupan dengan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, buatlah tujuan yang jelas, tentukan apa tujuannya, tujuan juga dapat dikatakan sebagai target, apa target anda ketika situasi sudah membaik dan peluang bekerja kembali terbuka ?

4. Kuatkan niat
Ketika anda sudah mempunya tujuan yang jelas maka selanjutnya anda harus mempunyai niat yang kuat, ada orang yang mengatakan bahwa tujuan tanpa niat yang kuat sama halnya seperti mimpi di siang bolong, artinya aapun yang menjadi tujuan anda tidak akan dapat tercapai karena anda tidak memiliki niat yang kuat. Niat yang kuat ini adanya didalam diri anda sendiri berdasarkan pemahaman anda akan apa-apa yang menjadi tujuan anda, niat yang kuat akan membantu anda untuk tetap focus dan konsisten pada jalan-jalan yang akan membawa anda dapat mencapai tujuan.

5. Perbaiki hubungan dengan Allah SWT dan mahluknya
Manusia hanya bisa membuat tujuan, manusia hanya mempunyai niat atau keinginan selanjutnya yang menentukan adalah Allah SWT oleh karena itu hendaknya kita selaku manusia dapat memperbaiki hubungan dengan Allah SWT sang pencipta, jikalau sewaktu bekerja anda sering lalai beribadah kepada Allah SWT maka saat ini adalah kesempatan untuk anda memperbaikinya, perbanyaknya berdoa dan memohon pada Allah SWT karena Allah SWT lah maha mendengar dan mengabulkan segala doa-doa.

BACA JUGA   Gubernur Bengkulu Tinjau Perbatasan Bengkulu - Sumbar

Kemudian juga manusia adalah mahluk social, manusia tidak akan pernah bisa hidup tanpa adanya bantuan dari manusia lainnya, oleh karena itu ketika anda ingin memperbaiki hubungan dengan Allah SWT anda juga harus memperbaiki hubungan dengan mahluknya yang lain, mulailah dari yang paling dekat yaitu keluarga anda, mulailah dari orang tua anda karena ridhonya orang tua adalah ridhonya Allah SWT, mulailah dari istri/suami/anak-anak anda, karena merekalah kekutan/semangat terbesar hidup anda, merekalah tujuan dari semua tujuan anda ingin mempunyai kehidupan yang lebih baik, kemudian tetangga/saudara/sahabat anda perbaiki hubungan dengan mereka karena melalui merekalah Allah akan bukanan pintu-pintu keberkahan dan peluang mendapatkan rezeki.

6. Selalu berfikir positif
Hal lain yang akan mengembangkan diri anda mendapatkan pekerjaan yang lebih baik adalah berfikir positif, berfikir optimis, karena hanya dengan pemikiran positiflah kecerdasan, ide, gagasan dan inisiatif akan hadir didalam pikiran anda, yang akan membuat anda mampu mengerjakan, menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang menjadi tanggung jawab anda, menyelesaikan setiap persoalan-persoalan yang anda hadapi, seberat apapun peroalan akan mampu anda selesaikan dengan pikiran yang positif. Pikiran positif akan menghadirkan aura positif, membawa anda pada lingkungan yang positif dan mendekatkan anda dengan orang-orang yang positif.

7. Hiduplah dengan jujur
Tidak akan ada kepercayaan tanpa adanya kejujuran, jika anda ingin mendapatkan kepercayaan dari orang lain maka hiduplah dengan jujur, jujur tidak dapat dibuktikan pada kesan pertama, jujur dilakukan dalam proses, jujur dapat diibaratkan seperti nafas, selama anda bernafas selama itu pula anda harus jujur, maka anda akan mendapatkan kepercayaan.

Orang hidup tanpa kejujuran sama dengan orang mati karena dia telah kehilangan makna hidup yang sebenarnya, jujur adalah suatu upaya pengendalian diri agar tidak menyalahgunakan wewenang, wewenang yang dimaksud adalah hak (sesuatu yang boleh kita lakukan/kita gunakan), jadi lakukan dan gunakan apa yang menjadi hak kita maka selama itu kita ada didalam jalan yang jujur.
Semoga bermanfaat, semoga wabah COVID-19 cepat berlalu dan kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button