EDUKASI

PERS, WARTAWAN DAN JURNALISTIK

Catatan Pinggir bang Zt.20

Media Kontroversi – Biar tidak gagal paham tentang Pengertian Pers, Wartawan dan Jurnalistik, bang -Zt.20 punya catatannya, mungkin ini ada manfaatnya untuk “ulang kaji” buat para aktifis jurnalitik.

Ini loh catatannya bang -Zt.20 tetang pengertian Pers, Wartawan dan Jurnalistik ;

1. PERS
– Pers adalah badan yang membuat penerbitan media massa secara berkala.
-Secara terminologis Pers adalah “media massa cetak”/ “media cetak”.
– Secara etimologis, kata Pers (Belanda), atau Press (inggris), atau Presse (prancis), perssare (latin), perssare dari kata premere, yang berarti “Tekan” atau “Cetak”.

Kenapa disebut pers?
Dulu awalnya para wartawan dalam menulis berita menggunakan mesin ketik atau mesin cetak yang sangat sederhana dengan cara menekan-nekan huruf keatas kertas. Proses menekan huruf dengan mesin cetak inilah tersebut dinamakan “press”.
Sekarang dengan kemajuan dan perkembangan teknologi, pengertian pers meluas, pers tidak hanya bagi wartawan media cetak, tapi juga digunakan untuk wartawan media elektronik, sehingga istilah pers telah menjadi satu kesatuan dengan aktivitas media massa.

2. WARTAWAN
Wartawan adalah orang yang melakukan kegiatan jurnalisme secara teratur menuliskan berita (karya jurnalistik), dimuat di media massa untuk dipublikasikan. Wartawan mencari sumber untuk ditulis dalam laporan secara objektif dan tidak memihak guna kepentingan publik.

Tugas wartawan, memberikan informasi kepada masyarakat dengan cara mengemukakan sebuah fakta, opini, pendapat, atau gagasan. Selanjutnya, fakta, opini, pendapat, atau gagasan yang didapat diperkaya dengan berbagai bahan lain yang didapat dari berbagai sumber berita sehingga menjadi sebuah tulisan yang lengkap, dalam, cover both side dan akurat.

3. JURNALISTIK
Jurnalistik adalah aktivitas dalam menjalankan komunikasi untuk menyebarkan gagasan, pikiran, berita, informasi, dan data melalui media massa. Jurnalistik terbagi menjadi ; jurnalistik media cetak, jurnalistik radio, jurnalistik televisi, dan jurnalistik internet.

BACA JUGA   Berikut Pesan Plt Kadis Kominfosan Dihari Kedua Pelatihan Jurnalis

Jurnalistik berasal dari kata Journalism (bahasa Inggris) atau Journalistiek (bahasa Belanda). Kedua bahasa itu berawal dari kata Journal yang berarti “catatan harian”.
Sementara dari sisi sejarah, kata journal bersumber dari kata “Acta Diurna” yang berarti segala kegiatan yang dilakukan dari hari ke hari.

Jurnalistik adalah kegiatan mencari, menulis, dan menyebarkan informasi melalui sarana media cetak (surat kabar, majalah, buletin, tabloid) dan media elektronik (televisi, radio, internet).

Catatan lain :
1. Bila seseorang hanya melakukan mencari dan menulis saja, tapi hasilnya tidak ditulis oleh media massa, aktifitas tersebut tidak dapat dikatakan sebagai aktifitas jurnalistik, karena hasil aktifitasnya, hanya dinikmati untuk diri sendiri.

2. Bila naskahnya dimuat dalam sebuah buku, maka kegiatan itu pun bukan aktivitas jurnalistik. Aktifitas itu disebut penulis bukan wartawan.

Kesimpulan :
– Pers adalah “lembaga media massa”.
– Wartawan adalah “orang yang bekerja di jurnslistik”
– Jurnalistik adalah merupakan “standar operasional prosedur (SOP)” para wartawan dalam berkarya.

Demikian catatan bang -Zt.20), Semoga bermanfaat.
Wassalam!

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button